Provinsi Bengkulu – Pelan Tapi Pasti, Mimpi Besar Gubernur Rohidin Bangun Pelabuhan Perikanan Nusantara di Bengkulu Mulai Terwujud. Potensi pesisir dan kelautan provinsi Bengkulu amatlah besar. Selain memiliki panjang hingga 525 KM membentang dari Kaur hingga Mukomuko, juga berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Untuk memaksimalkannya tentu dibutuhkan kesiapan dan ketersediaan infrastuktur.
Sejak beberapa tahu lalu, mimpi besar Gubernur Rohidin Mersyah yang telah memproyeksikan pembangunan infrastruktur strategis, berupa Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) di Provinsi Bengkulu, pelan tapi pasti mulai terwujud.
Keberhasilan pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara bukan ditentukan oleh keberhasilan dalam proses pembangunan fisiknya saja, namun yang paling penting adalah pemanfaatannya yang berdampak positif terhadap pembangunan yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan nelayan.
Keberadaan Pelabuhan Perikanan Nusantara selain menunjang nelayan, juga mempunyai peranan yang cukup besar dalam pembangunan daerah atau regional. Prospek pembangunan PP bagi daerah seperti terlaksananya pemerataan pembangunan, kesempatan kerja dan berkurangnya arus urbanisasi. sehinga meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat pada umumnya dan nelayan pada khususnya. Pelabuhan Perikanan Nusantara sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka 23 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dan juga tercantum dalam KEPMEN KP Nomor 6/Kepmen-KP/2018 bahwa Pelabuhan Perikanan Nusantara merupakan tempat yang terdiri daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan bisnis perikanan yang digunakan sebagai tempat kapal perikanan bersandar, berlabuh, dan/atau bongkar muat ikan yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang perikanan. Apabila kedua fungsi tersebut sudah berjalan dengan baik, maka Pelabuhan Perikanan Nusantara akan menjadi pusat aktivitas industrialisasi kelautan dan perikanan yang akan memberikan dampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi domestik dan pengentasan kemiskinan.
Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Titik Nol Pembangunan PPN di Desa Pasar Seluma Kecamatan Seluma Selatan Kabupaten Seluma, tepatnya di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Seluma oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah didampingi Bupati Seluma Erwin Octavian, Selasa (20/06/2023). (Adv/Bri)