Kota Bengkulu – Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Kepala DP3AP2KB Dewi Dharma menggelar Konsultasi Tim Pakar Dan Tim Teknis Audit Kasus Stunting (AKS) 1 Tingkat Kota Bengkulu tahun 2023 Kamis (15/6/2023) di Ruang Hidayah 1 Kantor Walikota Bengkulu.
Dalam kegiatan ini Dedy Wahyudi memantau kasus-kasus stunting dari setiap anak terdampak untuk bisa ditindak lanjuti oleh Lurah, Camat dan OPD terkait agar anak terdampak bisa sembuh.
Kegiatan Audit Kasus Stunting (AKS) merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka menurunkan angka stunting di Kota Bengkulu. Kegiatan tersebut terdiri dari beberapa pertemuan yang melibatkan tim pakar, penyuluh KB dan tenaga kesehatan dari beberapa kecamatan yang menjadi lokus stunting. Selain itu, kegiatan AKS juga melibatkan OPD lain di Kota Bengkulu dalam melakukan intervensi sebagai rencana tindak lanjut AKS.
“Kita menyepakati beberapa program prioritas untuk tindak lanjut atas rekomendasi Tim Pakar Audit Kasus stunting Kota Bengkulu, di antaranya dengan melakukan pemeriksaan rutin ibu hamil, edukasi, konsultasi dan pendampingan pada ibu hamil terkait gizi selama proses mengandung, melahirkan hingga menyusui, serta KB pasca persalinan” katanya.
Lanjutnya, sasaran Balita dan Baduta akan dipastikan untuk mendapatkan makanan bergizi seimbang, imunisasi dasar lengkap, pemantuan tumbuh kembang yang meliputi deteksi dini tumbuh kembang dan penyakit pada balita, pemberian terapi asam folat, Zinc, Vit. A, Vit. C, B-Complex dan obat cacing, serta observasi tumbuh kembang berkelanjutan, serta pendampingan sasaran keluarga beresiko stunting.
Selain itu Pemkot Bengkulu juga akan melakukan sosialisasi serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), juga perbaikan sanitasi lingkungan.
Wawako Dedy menegaskan, Pemkot Bengkulu berkomitmen untuk terus melakukan upaya percepatan penurunan stunting Kota Bengkulu.
“Mari kita jalin komunikasi dan koordinasi yang baik, mencari solusi terbaik apabila terdapat kendala, khususnya dalam melaksanakan rekomendasi hasil audit tim pakar, demi menujudkan zero new stunting Kota Bengkulu. pungkasnya. (Adv/Bri)