Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melaksanakan rapat koodinasi bersama OPD terkait dalam rangka kunjungan kerja Kementerian PUPR untuk perencanaan pembangunan Pasar Purwodadi, di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Bengkulu Utara Senin (10/7/2023).
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Utara H. Fitriyansyah, S.STP, MM didamping Asisten I dan II Setdakab Bengkulu Utara, Kepala OPD terkait di ruang lingkup pemerintahan Kabupaten Bengkulu Utara.
Sekda Kabupaten Bengkulu Utara H. Fitriyansyah, S.STP, M.Si dalam rapat menyampaikan, persiapan kunjungan kerja dari Kementerian PUPR ini, untuk mempersiapkan kegiatan eksposs oleh Bapak Bupati dan peninjauan lapangan ke pasar. pelaksanaan tersebut direncanakan pada hari Selasa 11 Juli 2023, Besok.
“Rencana pembangunan ini terus menjadi prioritas Pemkab Bengkulu Utara, melakukan banyak tahapan hingga pelaksanaan ini akan segera direalisasikan, dengan kerja keras mengajukan SK kepada PUPR pusat kita mendapatkan posisi 4 besar disetujui, dengan standar pembangunan nasional,”ucapnya.
“Harapannya dengan direalisasikannya pembangunan pasar ini, diharapkan nantinya seluruh pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Bengkulu Utara berjalan lebih baik, konsumsi, distribusi, maupun produksi. Sehingga meningkatkan kesejahteraan pelaku ekonomi dan memberikan kemudahan pada pelaku ekonomi,”
semoga semuanya dapat berjalan dengan lancar, sehingga Pasar Purwodadi dapat mengembangkan ekonomi masyarakat dan dapat bertumbuh dan masyarakat semakin sejahterah.
“Dengan telah dilaksanakannya survey langsung oleh Kementrian Perdagangan, Kementerian PUPR, kita sama-sama berharap pembangunan dapat dimulai dan berjalan dengan lancar, sehingga masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara dapat meningkatkan ekonominya kembali, terus bertumbuh yang nantinya akan menciptakan masyarakat yang sejahtera,”ucapnya.
Mudah-mudahan Pembangunan Pasar Purwodadi Arga Makmur untuk tahun 2023 dapat meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis, tidak kumuh. Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakan sektor ekonomi atau UMKM nantinya”. (Adv/Bri)